BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

ASAS SMK KAL-1Surabaya Gunakan Karakteristik Soal TKA

 







Surabaya,(08/06/26)

Assesment Sumatif Akhir Semester (ASAS) SMK KAL-1 Surabaya berlangsung 8-12 Juni 2026 di ikuti oleh 373 murid kelas X dan XI TP.2025/2026.

SMK KAL-1, sekolah yang bernaung di Daerah Surabaya Yayasan Hang Tuah  saat ini memiliki 5 jurusan, TPM, TKR, TITL, TAV dan T.LOG.

Kasatdik SMK KAL-1 Munawar, S.Pd., M.Pd dengan kebijakan baarunya, dimana sekolah ini adalah sekolah yang mengedepankan kedisiplinan, sekolah yang menjunjung  tinggi kejujuran dan sekolah yang mencetak  insan yang bertanggung  jawab.

Pelaksanaan ASAS hari pertama  berkesempatan  ditinjau langsung oleh Pengawas Sekolah Dra. Anastasia Moertodjo, M.T.  Dalam peninjauhan kali ini Kasatdik SMK LAL-1 Munawar, S.Pd., M.Pd menjelaskan bahwa pelaksanaan ASAS  mengacu skema TKA ( Tes Kemampuan Akademik) sebagai pembelajaran kepada  para murid untuk kedepan nanti  bila menghadapi  TKA yang menentukan nilai secara nasional sudah tidak asing lagi.

Di depan guru pengawas ujian, Kasatdik Munawar , S.Pd., M.Pd di dampingi Waka Kurikulum Elly Rahmawati,  S.Pd., M.Pd,

memberikan  penekanan agar para pengawas  menjaga kesakralan ujian  terkait dengan pelaksanaan ujian ASAS.

Harapannya bila pengawasan sesuai prosedur dengan baik , maka para siswa akan terbentuk/ mau belajar dalam rangka menghadapi ujian tersebut,  sebaliknya kalau pengawasan kurang baik, maka yang terjadi murid akan  meremehkan ujian sehingga tidak mau belajar.

Ditambahkan oleh Kasatdik bahwa ASAS SMK KAL-1 kali ini menempuh tes tulis  dengan menggunakan aplikasi (Exsambro),  dan tes praktek Uji Kompetensi Keahlian (UKK). 

Aplikasi ini Exsambro berfungsi sebagai kunci layar ( kiosk mode), yang memaksa murid hanya bisa melihat soal ujian di layar dan mencegah mereka untuk membuka aplikasi lain, keluar layar (ke background), atau menyontek. 

Sementara itu Wakakur  SMK KAL-1 Elly Rahmawati, S.Pd., M.Pd dalam menyusun soal ASAS dengan mengacu pada karakteristik soal TKA  sehingga  memberikan gambaran awal mengenai tingkat penguasaan materi pada murid, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan mereka, serta menjadi dasar dalam penyusunan program tindak lanjut pembelajaran,  sehingga murid dapat lebih siap menghadapi asesmen akademik yang menuntut kemampuan literasi, numerasi, dan penalaran.

Dengan demikian, hasil ASAS diharapkan tidak hanya menjadi nilai akhir semester, tetapi juga menjadi bahan evaluasi bagi sekolah, guru, dan murid dalam  meningkatkan kualitas pembelajaran serta mempersiapkan diri secara optimal untuk menghadapi TKA dan jenjang pendidikan maupun dunia kerja selanjutnya(yht/dar).

Posting Komentar

0 Komentar